Tinjau Pelaksanaan USBN SD dan UNBK SMK, Ini Temuan Walikota Mojokerto

Tinjau Pelaksanaan USBN SD dan UNBK SMK, Ini Temuan Walikota Mojokerto

Tinjau Pelaksanaan USBN SD dan UNBK SMK, Ini Temuan Walikota Mojokerto
Tinjau Pelaksanaan USBN SD dan UNBK SMK, Ini Temuan Walikota Mojokerto

Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari meninjau pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional

(USBN) SD dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP di Kota Mojokerto. Dua lokasi yang ditinjau Ning Ita (sapaan akrab, red).

Dua lokasi tersebut yakni SDN Wates 1-3-4 Jalan Raya Ijen dan SMPN 2 Kota Mojokerto Jalan A Yani Kota Mojokerto. Ning Ita didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, Amin Wachid saat meninjau pelaksanaan USBN SD dan UNBK SMP, Senin (22/4/2019).

Pelaksanaan UNBK di SMP/MTS sempat mengalami keterlambatan login

, terkait hal ini Ning Ita menjelaskan bahwa hal ini adalah keterlambatan yang terjadi dari pusat. “Memang online-nya di pusat yang ada keterlambatan selama 10 menit,” ungkapnya.
Baca Juga:

UNBK Jadi Syarat Kelulusan dan Masuk Perguruan Tinggi?
35.643 Siswa SMP di Jember Ikuti UNBK
Jelang UNBK, SMAN 2 Sidoarjo Gelar Doa Bersama di Masjid Agung
42 SMP Negeri di Jember Belum Siap UNBK Mandiri
41 SMP dan MTS di Kota Kediri Simulasi UNBK

Ning Ita menambahkan, akibat terjadi keterlambatan login dari pusat sehingga Dinas Pendidikan Kota Mojokerto

tidak bisa melakukan intervensi sehingga mulai ujian harus mundur beberapa menit. Menurutnya, Kota Mojokerto telah siap menjalankan UNBK.

“Karena sarana dan prasana sudah memadai termasuk USBN SD yang baru dilaksanakan pada tahun ini. Anak-anak sudah beberapa kali tryout khususnya yang tingkat SD ini baru pertama kali ujian dengan berbasis komputer, tapi saya lihat anak-anak sekarang sudah melek IT dan familiar dengan IT,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita juga menjelaskan bahwa dengan adanya telecenter mobile milik Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mojokerto sangat membantu bagi anak-anak dalam melakukan USBN maupun UNBK. Sehingga tidak ada kesulitan anak di Kota Mojokerto menggunakan teknologi.

“Apalagi Kominfo punya telecenter mobile yang datang ke seluruh tempat di Kota Mojokerto dan sudah banyak mengakses, yakni anak-anak usia sekolah. Jadi mereka bermain mengenal lebih dalam bagaimana mengakses internet, bagaimana menggunakan teknologi akhirnya mereka lebih familiar dengan internet,” tuturnya.

 

Sumber :

https://s.id/8909H