Prosedur Kerja

Dalam praktikum acara ini, dilakukan hal-hal sebagai berikut:
1. Dipilih bagian saluran irigasi Kemumu yang sudah dekat dengan sawah. Dipilih lokasi yang lurus dengan perubahan lebar sungai, dalam air dan gradien yang kecil.
2. Ditetapkan dua buah titik (patok) tempat pengamatan dengan jarak 50 – 100 m.
3. Pelampung dilemparkan ke sungai dengan jarak 10 – 20 m sebelah hulu titik engamatan pertama.
4. Waktu tempuh pelampung antara dua titik pengamatan tersebut di atas dicatat dengan menggunakan stop watch.
5. Kecepatan aliran dapat diperoleh dengan membagi jarak tempuh dengan waktu tempuh pelampung antara dua titik pengamatan.
6. Selain dengan pelampung, hal ini dapat di ukur dengan menggunakan alat current meter yang disediakan.
7. Dipilih kedalaman tertentu dari saluran irigasi, ukur kecepatan alirannya pada berbagai kedalaman sesuai dengan kondisi di lapang.
8. Untuk mengukur luas penampang lintang aliran air, maka bagian penampang aliran tersebut dibagi atas beberapa bagian (sesuai dengan lebar dan kondisi dasar aliran air). Tujuan pembagian ini adalah untuk memperoleh hasil perhitungan yang mendekati luas sebenarnya.
9. Jumlah luas dari bagian-bagian tesebut merupakan luas penampang lintang aliran.
10. Pengukuran kecepatan aliran air dilakukan sebanyak lima kali.
11. Dihitung berapa waktu yang dibutuhkan untuk mengairi sawah (luasan diukur dilapangan) dengan volume 200 mm.

Sumber :

https://callcenters.id/