Pentingnya Ketahanan Nasional Dalam Revolusi Industri 4.0

Pentingnya Ketahanan Nasional Dalam Revolusi Industri 4.0

Pentingnya Ketahanan Nasional Dalam Revolusi Industri 4.0
Pentingnya Ketahanan Nasional Dalam Revolusi Industri 4.0

Menghadapi perkembangan dunia yang telah memasuki era industri 4.0

yang ditandai dengan meluasnya internet (internet of things) dalam kehidupan global. Generasi muda Indonesia dituntut memiliki kemampuan individu yang hebat, wawasan yang luas dan mengetahui ancaman terhadap ketahanan nasional.

Demikian disampaikan Dandim 0619 Purwakarta, Letkol Inf. Ari Depria Maulana Mappangara, S.Sos dalam acara Pembukaan Pra Pusdik Paskibraka 2018 yang dirangkai dengan Halal bilhalal Generasi Muda di Bale Sawala Yudhistira Pemkab Purwakarta, Sabtu (23/6) lalu.

“Tentu, disamping wajib memahami dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi

, generasi muda diharapkan tidak lengah terhadap situasi dan kondisi lingkungan strategis nasional yang menjadi ancaman maupun tantangan di depan mata,” ujarnya, dihadapan ratusan pelajar, mahasiswa, pemuda dan orangtua Paskibraka.

Para pemuda sudah seharusnya mempersiapkan diri sedini mungkin untuk menyongsong perubahan zaman yang semakin cepat saat ini. Hampir seluruh dimensi kehidupan manusia telah dikendalikan melalui jaringan internet.

“Karenanya menjadi sangat penting bagi anak-anak muda untuk mempelajari, mengetahui dan menguasai teknologi dan informasi serta mengembangkannya bagi kemajuan maupun kesejahteraan masyarakat, bangsa dan negara,” tuturnya.

Sealin itu, Ia juga menjelaskan tentang perjalanan revolusi industri 1.0 hingga 4.0

disertai situasi dan perkembangan lingkungan strategis nasional yang mesti diketahui oleh seluruh komponen bangsa, terutama generasi muda.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan H. Agus Hasan Saepudin mewakili penjabat Bupati Purwakarta, Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Dr. Waluyo Sakarsono, CES, DEA yang turut menjadi narasumber, Kabid Kepemudaan beserta jajarannya, Pengurus dan Anggota Permata Yogyakarta, Paduka Unpas, Forum OSIS dan MPK se-Purwakarta, Paskibraka dan orangtua serta keluarga besar PPI Kabupaten Purwakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Anas Gunadi ST selaku Ketua PPI Purwakarta menyampaikan terimakasih dan penghargaan atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Saya atas nama keluarga besar PPI Purwakarta mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pa Dandim beserta jajarannya yang telah banyak membantu terlaksananya kegiatan ini, baik konsumsi, bantuan seragam PDL bagi paskibraka maupun supportnya bagi kami selama ini. Ucapan yang sama, kami sampaikan pula kepada Pemkab Purwakarta melalui bidang Kepemudaan Disporaparbud di bawah kepemimpinan kang Ahmad Arif yang tak jemunya mengawal proses pembinaan generasi muda di Purwakarta. Semoga semua yang telah diberikan mendapatkan balasan terbaik yang berlimpah dari Allah Yang Maha Kuasa,” kata Anas.

Sementara itu, Kadisporaparbud H. Agus Hasan Saepudin menyampaikan sambutan Pj Bupati Purwakarta Mohammad Taufiq Budi Santoso yang menekankan pentingnya generasi muda menguasai bahasa inggris, statistik dan koding dalam menghadapi industri 4.0.

“Kami berharap generasi muda dapat menguasai bahasa inggris, statistik dan koding dalam menyambut tantangan maupun peluang di era industri 4.0 yang bergerak dengan sangat cepat. Di samping itu, penting pula untuk menjaga semangat silaturahmi idul fitri dalam perjalanan berbangsa dan bernegara guna membangun kebersamaan dan sinergi bagi kemashlahatan negeri yang kita cintai ini,” kata Kadis.

Kegiatan halal bilhalal dan pembukaan pra pusdik kali ini diisi pula dengan penampilan berbagai kreatifitas seni generasi muda, yakni Hadrah Alfalah, Nasyid MAN Purwakarta, Zenit Violin, Tarian Jaipong yang dibawakan Sabrina dan persembahan kreasi Paskibraka 2017.

 

Sumber :

https://symbiantweet.com/alasan-memilih-bendera-merah-putih/