Mengajarkan Pola Makan yang Baik pada Anak

berikut sejumlah mitos kelaziman makan pada anak yang butuh dihindari:

Harus menguras makanannya sampai tidak bersisaFaktanya, tidak butuh memaksa si kecil menguras makanannya sampai bersih. Karena yang sangat penting dalam mengajarkan pola santap yang baik ialah membiarkan anak melahap makanan sesuai keterampilan lambungnya dan terpenuhi angka gizinya.

Memaksa anak santap sayur dengan sembunyi-sembunyi
Agar si kecil mau santap sayur, terkadang orangtua menyembunyikan sayuran di dalam makanan. Cara ini malah dapat memunculkan trauma pada anak dan membuatnya tidak menyadari guna sayur yang sesungguhnya. Sebaiknya ganti teknik ini dengan mengubah dan menyajikan sayuran menjadi format yang lebih menarik, seperti disusun menjadi figur kartun yang digemari si kecil.

Sering menyerahkan camilan untuk anak
Meski camilan memang diperlukan, tetapi usahakan tidak berlebihan. Cukup satu kali sehari disela-sela masa-masa makannya. Di samping itu, ganti camilannya dengan camilan yang lebih sehat, laksana buah dan sayur yang dikukus.

Jus buah baik guna anak
Faktanya, buah dan sayuran utuh tetap menjadi nutrisi terbaik guna memenuhi keperluan vitamin pada anak. Karena jus buah tinggi gula dan kalori, serta rendah serat sampai-sampai tidak bagus guna kesehatan anak.

Membiarkan anak susah santap
Kebanyakan orangtua bakal langsung menyerah saat anak menampik makanan yang diberikan. Kebiasaan ini usahakan segera dihentikan dan tidak boleh menyerah guna menawarkan makanan pada anak. Agar lebih menarik, kombinasikan dengan makanan yang digemari si kecil. Karena anak butuh waktu guna menyesuaikan diri dengan rasa makanan yang baru sampai perlahan menyukainya.

Sumber : http://chat.libimseti.cz/redir.py?www.pelajaran.co.id