Salah satu yang menuai untung ketika momen ialah pedagang mobil bekas. Salah satunya pada pusat bursa mobil bekas WTC Mangga Dua.

Senior Marketing Manager WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih mengatakan, penjualan mobil bekas di tempatnya ketika ini telah merasakan peningkatan drastis. Bahkan bilamana dibandingkan bulan-bulan seringkali kenaikan penjualan mobil bekas kali ini menjangkau sebanyak 20 persen.

“Jadi bila kiita di WTC ini memang peningkatan lumayan dibulan Mei ini. Bulan April kemarin berat. Di bulan Mei peningkatan lumayan tajam selama 20 persenan,” katanya

Meski tercatat merasakan lonjakan, tetapi pertumbuhan penjualan mobil bekas pada Ramadan ketika ini masih kalah bilamana dibandingkan Ramadan tahun lalu. Di mana ketika ini, posisi penjualan mobil melulu tercatat sejumlah 2.100 lebih.

“Tahun lalu tersebut pas bulan puasa kita dapat jualan di atas 2.700-an unit mobil. Kalau liat waktunya pendek sebentar lagi angkanya sangat sekitar 2.600 lah. Ada penurunan tidak banyak aja tuh,” katanya.

Herjanto menuturkan guna rata-rata penjualan mobil bekas sendiri masih didominasi oleh kendaraan laksana jenis mobil Low MPV. Diantaranya yaitu Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Hoda Mobilio, dan Nisa Livina.

“Paling tidak sedikit itu yang di bawah Rp 150 juta ke bawah, jenis Low MPV,” imbuhnya.

Dampak dari Tingginya Tiket Pesawat

Dia menambahkan, lonjakan penjualan mobil bekas di WTC Mangga Dua sendiri diakibatkan oleh tingginya tarif tiket pesawat. Sebab, andai dihitung-hitung masyarakat yang berpergian hanya di dekat Pulau Jawa, tidak sedikit yang berpindah memilih untuk memakai kendaraan mobil.

“Kenapa lebih bagus ini? khususnya kita di sini diluar sangkaan karena harga tiket pesawat yang tinggi sekali. Ini menciptakan orang yang hanya tujuannya deket-deket contohnya ke Semarang, Yogyakarta, Solo segala macam atau inginkan jalan-jalan ke sana mereka gunakan mobil sendiri,” katanya.

Di sisi lain, yang menciptakan lonjakan penjualan ini terjadi pun dikarenakan banyak sekali masyarakat untuk melakukan pembelian mobil baru ketika ini telah susah. Karena dari sisi waktu sendiri telah tidak menyokong mobil itu dapat dipakai ketika Lebaran.

“Sekarang mengapa kita diuntungkan orang inginkan beli mobil Lebaran ketika ini mulai kemarin Senin tersebut sudah susah. Jadi bila dia sekarang menyimpulkan mudik inginkan pakai mobil tidak dapat pakai mobil baru, mobil baru sekarang digunakan buat mudik kini sudah tidak bisa. Kenapa? sebab 2 minggu paling tidak sekali tersebut baru jadi STNK-nyaz plat nomornnya, sebab mepet sekali tidak barangkali sekarang udah tanggal berapa, telah tidak barangkali saja,” jelasnya.

Pihaknya juga masih membuka kesempatan untuk masyarakat yang hendak membeli mobil bekas ditempatnya. Adapun batas tenggang masa-masa yang diserahkan hingga hingga 28 Mei 2019 mendatang.

“Kita dengan mobil seken tersebut bekerja sama dengan BCA Finance dirindukan sampai tanggal 28 Mei, 28 belimasih dapat tuh kredit. Kalau cash hingga kapan aja bisa, bila kredit dengan BCA Finance masih bisa,” pungkasnya.

Sumber: