Dinsos Upgrade Data Penerima Bantuan Sosial

LGBT Mengancam Warga Kota Bogor

 

Dinsos Upgrade Data Penerima Bantuan Sosial

Biseksual, dan Transgender

Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) adalah upaya untuk menunjukkan jati diri dari kalangan minoritas secara seksualitas, dan istilah ini sebenarnya sudah mulai digunakan sejak era 90-an.

Kalau melihat dari sudut pandang ilmu dan agama, bahwa seluruh umat Islam telah bersepakat jika LGBT ini termasuk ke dalam dosa besar. Apalagi Allah SWT pun telah memusnahkankan para kaum Nabi Luth AS dengan cara yang mengerikan lantaran mengalami dis-oreintasi seksual.

Sekretaris Daerah

Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat saat membuka sekaligus memberikan arahan pada kegiatan Forum Group Discussion (FGD), “Bahaya LGBT bagi Pendidikan dan Keluarga,” di Ruang Paseban Sri Baduga, Balaikota Bogor,Kamis (15/03/2018).

Pemerintah Kota Bogor

“Oleh karena itu, kami (Pemerintah Kota Bogor) sangat mendukung kegiatan ini. Apalagi berdasarkan data tahun 2015 dari Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAID) Kota Bogor, ada sekitar tiga ribuan yang tercatat dan terduga sebagai LGBT. Datanya ini sendiri sangat akurat, by name by address,” kata Sekda.

Laki Suka Laki

Selain berbahaya lantaran begitu nyata mengancam kehidupan warga Kota Bogor secara umum, ia juga menerangkan betapa LGBT khususnya Laki Suka Laki (LSL) atau homoseksual ini sangat rentan dan paling berbahaya terhadap penularan HIV/AIDS.

 

Sumber : https://portal.iro.unsoed.ac.id/manajemen/seni-rupa-murni-contoh-jenis-dan-gambarnya/