Keterbelakangan Budaya dan Sarana Kehidupan

Keterbelakangan Budaya dan Sarana Kehidupan

Keterbelakangan Budaya dan Sarana Kehidupan
Keterbelakangan Budaya dan Sarana Kehidupan

Sesungguhnya tidak ada kebudayaan yang secara mutlak statis, tidak mengalami perubahan. Sekurang-kurangnya bagian unsur-unsurnya berubah jika tidak seluruhnya secara utuh. Tidak ada kebudayaan yang tidak berubah. Berubahnya unsur-unsur kebudayaan tersebut tidak selalu bersamaan satu dengan yang lain. Ada unsur yang lebih cepat dan ada yang lambat laun berubah, namun yang jelas terjadinya perubahan tidak pernah terhenti sepanjang masa, bahkan perubahan baru ke arah negatif.

Perubahan kebudayaan terjadi karena adanya penemuan baru dari luar maupun dari dalam masyarakat itu sendiri. Keterbelakangan budaya terjadi karena :

  • Letak geografis tempat tinggal suatu masyarakat (misal terpencil).
  • Penolakan masyarakat terhadap datangnya unsur budaya baru karena tidak dipahami atau karena dikhawatirkan akan merusak sendi masyarakat.
  • Ketidakmampuan masyarakat secara ekonomis menyangkut unsur kebudayaan tersebut.¬†Sehubungan dengan faktor penyebab terjadinya keterbelakangan budaya umumya dialami oleh masyarakat daerah terpencil, masyarakat yang tidak mampu secara ekonomis, serta masyarakat yang kurang terdidik.

Sumber : https://profilesinterror.com/