Kedaruratan Bedah Onkologi

Kedaruratan Bedah Onkologi

Kedaruratan Bedah Onkologi

Kedaruratan Bedah Onkologi sering

tumpang tindih dengan kedaruratan onkologis secara umum, sehingga mungkin masih penting artinya jika kita juga menyinggung kedaruratan onkologis secara umum terlebih dahulu. 

Secara umum kedaruratan onkologis menunjukkan adanya keganasan yang telah lanjut, dimana keadaan darurat tersebut terjadi akibat komplikasi dari tumor metastasenya, dan lebih jarang lagi sebagai akibat tumor primer. Meskipun demikian “assesment” yang lengkap dan detail dari keadaan tumor ataupun metastasenya perlu dilakukan, untuk melakukan managemen secara komprehensif, dan memberikan hasil akhir yang optimal, meskipun hanya untuk meningkatkan kwalitas hidup penderita.

Pada umumnya kedaruratan onkologis adalah :

Obstruksi jalan napas

Sindroma vena cava (terutama superior)

Penekanan pada medula spinalis

Effusi rongga pericardial (tamponade) ataupun rongga toraks

Metastase cerebri dan meningitis carcinomatosa

Uropati obstruktif

Kedaruratan metabolik

Kedaruratan akibat kemoterapi anti kanker

Kedaruratan bedah


Sumber: https://blog.fe-saburai.ac.id/seva-mobil-bekas/