Enterprise Aktivitas Perkuliahan

Enterprise Aktivitas Perkuliahan

Enterprise Aktivitas Perkuliahan
Enterprise Aktivitas Perkuliahan

· Komplek sekolah (kampus) terdiri dari beberapa gedung
· Semua gedung perkuliahan dan administrasi terletak di dalam kompleks kampus.
· Setiap gedung hanya memiliki satu lantai
· Setiap gedung memiliki beberapa ruangan.
· Setiap ruang terletak di dalam gedung
· Setiap ruang dapat digunakan untuk berbagai aktivitas perkuliahan secara bergantian.
· Dll.

Contoh diagram ER hasil implementasi enterprise rules :

Enterprise : aktivitas perkuliahan

Enterprise rules :

1. Setiap dosen harus mengajar minimal satu mata kuliah
2. Setiap mata kuliah harus memiliki seorang pengajar (dosen)

Skeleton Table

Skeleton table adalah kumpulan tabel-tabel yang mnejelaskan hubungan antar entitas yang digunakan di dalam suatu enterprise. Tabel-tabel ini direpresentasikan dengan menggunakan nama-nama tabel tersebut, berikut fields yang dimilikinya. Hubungan antar tabel tersebut dapat diketahui dengan melihat field kunci (primary key dan foreign key) pada masing-masing tabelnya.

Berikut merupakan contoh skeleton tables untuk enterprise aktivitas perkuliahan seperti di atas :

· Dosen (KdDosen, NmDosen, AlDosen, GlDosen)
· Mahasiswa (Nim, NmMhs, AlMhs)
· Gedung (KdGedung, NmGedung, LsGedung)
· Ruang (KdRuang, NmRuang, KdGedung)
· MataKuliah (KdMata, NmMata, Sks, KdRuang, KdDosen)
· NilaiKuliah (Nim, KdMata, Nilai).

Komponen-komponen Sistem Manajemen Basis Data

Menurut [HKBU20], sistem manajemen basis data dapat dibentuk dari komponen-komponen sebagai berikut :

Data yang disimpan dalam basis data. Data ini mencakup data numerik dan non-numerik yang terdiri dari karakter, waktu, logika dan data-data lain yang lebih kompleks seperti gambar dan suara.

Operasi standar yang disediakan oleh hampir semua semua DBMS. Operasi-operasi standard ini melengkapi pengguna dengan kemampuan dasar untuk memanipulasi data.

DDL (data definition language) ynag merupakan bahasa yang digunakan untuk mendeskripsikan isi dan struktur basis data. Dengan demikian DDL, sebagai contoh, dapat digunakan untuk mendeskripsikan nama-nama atribut (ield), tipe data, lokasi di dalam basis data.

DML (data manipulation language) atau bahasa query ini pada umumnya setara dengan bahasa pemrograman generasi ke 4 dan didukung oleh DBMS untuk membentuk perintah-perintah untuk masukan, keluaran, editing, analisis basis data. DML yang telah distandarisasikan disebut SQL (structure query language).

Bahasa pemrograman (programming tools). Disamping oleh perintah-perintah dan queries, basis data juga harus dapat diakses secara langsung oleh program-program aplikasi melalui function calls (atau subroutine calls) yang dimiliki oleh bahasa-bahasa pemrograman yang konvensional.

Struktur file. Setiap DBMS memiliki struktur internal yang digunakan untuk mengorgansiasikan data walaupun beberapa model data yang umum telah digunakan oleh sebagian besar DBMS.

Operasi Dasar Sistem Manajemen Basis Data

Sistem manajemen basis data memiliki peranan yang sangat penting di dalam SIG. Peranan ini sangat ditunjang oelh operasi-operasi dasara sistem pengelolaan basis data yang dimilikinya. Operasi-operasi dasar tersebut adalah :

· Membuat basis data (create database).

· Menghapus basis data (drop database)

· Membuat tabel basis data (create table)

· Menghapus tabel basis data (drop table)

· Mengsisi dan menyisipkan data (record) ke dalam tabel (insert)

· Membaga dan mencari data (field atau record) dari tabel basis data (seek, find, search, retrieve).

· Menampilkan basis data (display, browse)

· Mengubah dan meng-edit data yang terdapat di dalam tabel basis data (update, edit)

· Menghapus data dari tabel basis data (delete, zap, pack)

· Membuat indeks untuk setiap tabel basis data (create index).

Sumber : https://aziritt.net/galaga-wars-apk/