Disdukcapil Sukses Integrasikan Data Kependudukan di PPDB

Disdukcapil Sukses Integrasikan Data Kependudukan di PPDB

Disdukcapil Sukses Integrasikan Data Kependudukan di PPDB
Disdukcapil Sukses Integrasikan Data Kependudukan di PPDB

Intergritas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)

Provinsi Jawa Barat dengan Dinas Pendidikan baik provinsi dan kota/kabupaten khusus dalam menyelenggarakan PPDB tahun 2019 dinilai sukses.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jawa Barat Heri Suherman menjelaskan, dasar integrasi tersebut mengacu pad Momerendum of Understanding (MoU) antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait data kependudukan dengan data pendidikan.

”Dan itu ditindaklanjuti dengan melakukan integrasi data kependudukan

dari data warehouse yang terpusat di Kemendagri dengan Dapodik dari data kependidikan oleh Kemendikbud,” jelas Suherman, di Taman Dewi Sartika, Balaikota Bandung, Jalan Wastukencana, Selasa (23/7/2019).

Berkat kerjasama tersebut, kata dia, data kependudukan bisa dibuka di Dapodik. Meski sifatnya terbatas disesuaikan dengan kebutuhan.

”Contohnya, seperti pelaksanaan PPDB. Ketika peserta PPDB mendaftarkan diri ke sekolah cukup menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) semua dipastikan muncul diatur melalui Kartu Keluarga yang dipegang. Kalau tidak sesuai berarti KK tersebut sudah usang,” paparnya.

Selain itu, integrasi ini untuk mendukung pelajar wajib belajar 12 tahun

. Ketika seorang pelajar atau peserta didik tidak melanjutkan sekolah dan tidak masuk sekolah dalam waktu tertentu, maka akan dilihat di Dapodik.

”Peserta didik tersebut apakah pindah alamat selanjutnya dicek apakah sudah pindah atau ada perubahan alamat, maka akan disusul untuk dipastikan untuk bisa sekolah,” jelasnya.

Suherman menambahkan, hasil dari kerjasama ini juga, Disdukcapil bisa memperbaharui database kependudukan. Contohnya, jika seorang pelajar sudah lulus sekolah, otomatis memperbaharui data kependudukan.

 

Baca Juga :