Cara mengetahui peredaran virus dan malware pada Internet

Cara mengetahui peredaran virus dan malware pada Internet

Cara mengetahui peredaran virus dan malware pada Internet
Cara mengetahui peredaran virus dan malware pada Internet

Ketika user membuka halaman sampai mencoba membuka file video. Area ini paling tidak aman, karena secara tidak langsung computer sengaja dibawa ke daerah berbahaya. Hasilnya bisa saja computer terinfeksi malware sampai virus. Jebakan yang paling panas ketika sebuah situs menawarkan video “dalam tanda petik”. Ketika di-click, computer diminta mendownload file Codec yang biasanya berbentuk Exe. File ini biasanya disisikan virus atau memang sebuah virus. Salah satu serangan virus sampai malware yang disebarkan via Internet mengunakan trik seperti ini. Dengan meminta pengunjung untuk mendownload, dan menginfeksi computer dengan driver codec video palsu. Cara tersebut menjadi sangat efektif untuk menyebarkan malware dan virus.

Masih bertahan sampai saat ini. Mengunakan program crack atau patch yang disebarkan melalui jaringan P2P sampai free hosting ternyata banyak terkait dengan penginfeksian malware. Secara tidak disengaja, sebenarnya anda sudah menyuntikan virus atau malware kedalam computer anda sendiri dengan memakai patch atau crack yang disebar via internet. Cara yang digunakan beraneka ragam. Misal, anda mencari KeyGen atau Patch, program program pembuka versi trial menjadi versi full bisa saja disuntikan program malware tertentu. Bahkan KeyGen ataupun Patch Antivirus menjadi ajang penyuntikan virus dan malware.

Baik malware dan virus, keduanya memang sulit dibedakan. Malware umumnya digunakan untuk pekerjaan ringan atau sebagai sarana menginfeksi computer dengan virus dan malware lain. Malware biasanya memiliki tugas tertentu, dan selalu memeriksa melalui koneksi internet anda. Bisa saja malware ditidurkan sementara waktu , dan menunggu tugas untuk aktif dari si pembuatnya. Atau sekedar menampilkan iklan tertentu.

Malware biasanya berbentuk program atau script kecil yang masuk kedalam computer tanpa diketahui pemiliki computer. Media inilah yang memiliki tugas khusus lebih besar seperti mengambil virus dan program malware lain untuk kembali menginfeksi computer. Kategori kerusakaan malware ringan biasanya tidak ada, kecuali menganggu kinerja program pada computer dan mengambil sedikit koneksi computer.

Sementara virus yang disebarkan melalui program copian seperti crack dan patch paling banyak menginfeksi computer. Mengapa, karena banyak orang merasa ingin mencoba dan melihat seperti apa kemampuan sebuah program sebelum membeli. Lalu mencari crack dan patch untuk membobol kunci dari program trial menjadi asli dan berfungsi penuh. Hasilnya computer akan terinfeksi virus oleh program pembuka kunci yang biasanya dikenal sebagai Patch atau Crack.

Sumber : https://chicagobearsjerseyspop.com/