Cara, alat dan prosedur penilaian

Penilaian dilaksanakan berdasarkan gambaran atau informasi tentang perkembangan anak didik.

Alat penilaian dapat berupa Tes dan Non Tes. Tes mencakup: tertulis, lisan, atau perbuatan, catatan harian perkembangan siswa, dan porto folio. Dalam kegiatan pembelajaran di kelas awal penilaian yang lebih banyak digunakan adalah melalui pemberian tugas dan portofolio.

Guru menilai anak melalui pengamatan yang lalu dicatat pada sebuah buku bantu. Sedangkan tes tertulis digunakan untuk menilai kemampuan menulis siswa, khususnya untuk mengetahui tentang penggunaan tanda baca, ejaan, kata atau angka.

Ada tiga bentuk penilaian yang dapat digunakanuntuk menilai perkembangan anak didik.

  1. Penilaian dengan Simbol

1)Cara penilaian

Dalam melaksanakan penilaian denganmenggunakan simbol guru dapat memakai caraberupa:

Ø  Obsevasi

Observasi adalah cara pengumpulan data melaluipengamatan langsungterhadap sikap, perilaku,dan berbagai kemampuan yang ditunjukkan anak.

Ø  Catatan Anekdot

Catatan anekdot adalah cara pengumpulan data melaluipengamatan langsung tentang sikap dan perilakuanak yang muncul secara tiba-tiba (insidental).

Ø  Percakapan

Adalah cara pengumpulan data melalui interaksilisan untuk mendapatkan informasi tentangpengetahuan atau penalaran anak mengenaisesuatu.

Ø  Penugasan

Adalah cara pengumpulan data berupa pemberiantugas yang harus dikerjakan anak didik dalamwaktu tertentu baik secara perorangan maupunkelompok.

Ø  Unjuk Kerja

Adalah cara pengumpulan data yang menuntutanak didik untuk melakukan tugas dalamperbuatan yang dapat diamati, missal praktikmenyanyi, olahraga atau memperagakan sesuatu.

2)   Alat Penilaian yang Digunakan

Alat penilaian yang digunakan adalah:

  1. RKH ( rencana Kegiatan Harian)