Memberantas DBD Dengan PSN

75 Persen Penyebaran Penyakit Karena Lingkungan dan Pola Hidup

 

Memberantas DBD Dengan PSN

Penyebaran Penyakit Karena Lingkungan

Jika sebelumnya pelayanan kesehatan masih menempatkan masyarakat sebagai objek maka saat ini masyarakat didorong dan diberdayakan untuk mampu menjadi subjek. Bahkan masyarakat diberdayakan juga untuk mampu secara mandiri menjamin terpenuhinya kebutuhan kesehatan yang berkesinambungan, serta mengembangkan sejumlah prakarsa dalam membangun lingkungan sehat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Rubaeah

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Rubaeah mengatakan, sekitar 75 persen penyebaran penyakit terjadi karena pengaruh lingkungan yang kotor dan perilaku hidup sehat masyarakat yang masih minim.

Penyakit DBD

“Penyakit demam berdarah adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus dan ditularkan oleh nyamuk. Selain itu, penyakit DBD juga berkembang ditengah kondisi lingkungan yang kurang sehat dan kurang bersih. Kondisi Ini akibat tidak diterapkannya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),” ungkap Rubaeah di sela memberikan penyuluhan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Cimanggu Barata, Kedung Badak, Selasa (24/7/2018).

“Perlu diketahui bahwa penyebaran suatu penyakit, 75 persen disebabkan oleh lingkungan dan perilaku yang tidak menerapkan PHBS,” tambahnya.

Ia mengimbau bagi masyarakat yang menemukan gejala demam berdarah harus langsung datang ke sarana kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama karena mutasi penyebaran virus DBD sulit diprediksi.

Pemberantasan Sarang Nyamuk

“Pencegahan kasus demam berdarah bisa dilakukan oleh kita semua, pertama dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang dilakukan secara serentak seperti ini. Hal ini dimaksudkan supaya nyamuk tidak menyebar. PSN dilakukan dengan cara 3M yakni Menguras, Menutup dan Mengubur. Kegiatan ini minimal dilakukan satu minggu sekali untuk menghilangkan jentik-jentik. Kedua, melakukan PSN plus yaitu dengan cara menanam pohon atau dengan memelihara ikan di sumber-sumber genangan air,” pungkasnya.

 

Sumber: https://bandarlampungkota.go.id/blog/contoh-gambar-seni-rupa-murni/